Depok, BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI), dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) mempublikasikan hasil riset terkait pemanfaatan platform dan perilaku masyarakat atas teknologi cloud computing dalam webinar bertajuk “Tantangan Terkini Transformasi Digital Sektor Publik di Indonesia” rangkaian webinar series CyberHub Fest 2022, Kamis (17/2/2022).

Membuka kegiatan, Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Anton Setiyawan menyatakan BSSN mendorong transformasi digital di berbagai lini kehidupan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan termasuk transformasi digital di sektor publik.

“Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Indonesia menduduki peringkat ke-88 dari 193 negara. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan pemerintahan tersebut merupakan modal bangsa Indonesia untuk bisa sejajar dengan negara lain yang telah melakukan manajemen pengelolaan sistem pemerintahan berbasis elektronik dengan baik terlebih dahulu,” ungkap Anton.

Anton menyebut beberapa faktor penghambat transformasi digital bangsa Indonesia dalam implementasi SPBE diantaranya kurangnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, kurangnya regulasi dan kebijakan, kurangnya kepedulian terhadap keamanan dan privasi, belum meratanya infrastruktur, belum terintegrasinya sistem dan layanan, serta resistensi organisasi.

Penerapan keamanan informasi dalam proses transformasi digital dapat dilakukan dengan baik melalui: kajian risiko yang mungkin terjadi sehingga pemilik aset mengetahui prioritas risiko; kajian layanan yang diberikan dalam mengevaluasi proses yang sedang berjalan; penetapan data yang dikelola sesuai dengan klasifikasi masing-masing; dan pengamanan data pribadi.

“Teknologi cloud computing sebagai salah satu teknologi terkini harus digunakan, dimanfaatkan serta diadopsi untuk mendorong tingkat transformasi digital berbagai layanan publik sehingga bisa menjadi lebih baik. Terdapat beberapa faktor pendorong transformasi digital dalam mengadopsi cloud computing, diantaranya: kesesuaian layanan dengan kebutuhan, inovasi organisasi, persepsi manfaat, jumlah pengguna, dukungan pimpinan, kebijakan regulasi, pengaruh sosial dan kolaborasi antar organisasi/instansi,” jelas Anton. 

Anton menyebut terdapat pula faktor penghambat adopsi layanan cloud computing diantaranya: kekhawatiran terkait akses dan kontrol data, kekhawatiran terkait keamanan dan privasi, isu terkait regulasi, kurangnya kompetensi teknis, kurangnya pengetahuan SDM terkait cloud computing, dan kurangnya kepercayaan terhadap layanan cloud

“Beberapa isu keamanan cloud computing seperti misalnya: penyalahgunaan data dan layanan cloud computing, Application Programming Interfaces yang tidak aman, malicious insiders, kerentanan teknologi, data loss, pembajakan akun, service, dan traffic, serta profil risiko yang tidak diketahui,” ungkap Anton.

Anton merekomendasikan penyedia dan masyarakat pengguna layanan cloud computing untuk peduli pada standar keamanan cloud computing seperti ISO 27017:2015 sebagai implementasi untuk kontrol keamanan informasi dalam cloud computing, ISO 27018:2019 sebagai bentuk implementasi untuk perlindungan Personally Identifable Information dalam cloud publik, NIST 800-210 sebagai panduan akses kontrol untuk IaaS, PaaS, dan SaaS, CIS Benchmark AWS Foundations, serta CIS Controls Top 20.

“BSSN terus berupaya meningkatkan kapabilitas instansi pemerintah dalam adopsi teknologi layanan cloud computing,” ungkap Anton.

Anton berharap hasil riset tersebut bisa menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat dalam implementasi teknologi khususnya cloud computing di Indonesia tentunya dengan memperhatikan faktor keamanan dan privasi yang ada.

Hadir pula dalam webinar tersebut sebagai narasumber berlatar belakang akademisi Fasilkom UI A. Nizar Hidayanto dan Solution Architect Alibaba Cloud Muhammad Rohilbun yang membahas isu dalam bingkai sebagai penyedia layanan cloud computing.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN